Fungisida

BLASIL 270/ 230 SE

Fungisida sistemik dengan formulasi bahan aktif Prokloraz dan Trisiklazol yang ampuh dengan cepat untuk melindungi padi dari blas daun dan patah leher.

BLASIL 270/ 230 SE

Mode Aksi :

Patogen:

Ledakan blas disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae. Penyakit ini dapat menyerang semua bagian tanaman padi di atas permukaan tanah: daun, leher, buku, leher, bagian malai, dan kadang-kadang pelepah daun. Ini terjadi di daerah dengan kelembaban tanah yang rendah, periode hujan yang sering dan berkepanjangan, dan suhu dingin di siang hari. Pada padi gogo, perbedaan suhu siang malam yang besar yang menyebabkan pembentukan embun pada daun dan suhu yang lebih dingin secara keseluruhan mendukung perkembangan penyakit.

Gejala:

Ledakan Daun Lesi yang terjadi pada daun biasanya berbentuk intan dengan bagian tengah berwarna abu-abu atau putih dan tepi berwarna coklat atau coklat kemerahan. Ledakan daun kadang-kadang dapat menyebabkan kematian total tanaman muda hingga tahap anakan. Infeksi nodal Leher Blast menyebabkan batang patah pada nodus yang terinfeksi Infeksi internodal juga terjadi di pangkal tanaman yang menyebabkan malai putih mirip dengan yang disebabkan oleh penggerek batang kuning atau kekurangan air.

Informasi Umum

MODE AKSI

PROKLORAZ :

Penghambat demetilasi sterol (biosintesis ergosterol). Fungisida dengan tindakan protektif dan pemberantasan. Fungisida pelindung dan pembasmi yang efektif melawan berbagai penyakit yang menyerang tanaman ladang, buah, rumput dan sayuran. Dapat mengendalikan berbagai penyakit jamur seperti : Alternaria, Cercospora, dan juga Pyricularia.

TRISIKLAZOL :

Penghambat biosintesis melanin. Fungisida sistemik, diserap dengan cepat oleh akar dan daun dan ditranslokasikan di xilem dan apoplas di dalam tanaman. Pengendalian blas padi (Pyricularia oryzae) pada padi pindah tanam dan benih langsung. Dapat diterapkan sebagai basah kuyup, rendam akar transplantasi, atau aplikasi daun.

Saran Penggunaan

Padi

Sasaran:

Jamur Pyricularia oryzae

Dosis/ Ha:

500 – 750 ml/Ha